• Schofield Bojesen posted an update 1 year, 7 months ago

    It is not easy to prepare the ideal trip. You must make a decision exactly where to go, determine out how to get there and discover a location to keep.
    حجز فنادق البحرين A badly planned trip can be disastrous. Keep studying this post to locate out how to make fantastic lodge reservations.

    Ahead of reserving your resort room, search to online assessment sites for in depth evaluations from recent travelers. Right here you can get very first-hand studies of the expertise individuals experienced staying at different lodges. Patron critiques can give you worthwhile details that will aid you make a excellent option.

    فنادق البحرين To locate the ideal المسافر لحجز الفنادق bargains on hotels contemplate a vacation agent. A lot of moments travel agents can discover great hotels at a great price. افضل فنادق البحرين

    When reserving with a vacation agent, make certain that the agent is aware each your wants and your needs. This will let the journey agent to shop for the two and offer you selections.

    To preserve income on a minibar or vending equipment at a hotel, pack a cooler prior to you start off out on your trip, and toss in some six-packs of soda or beer and a bottle of wine. When you get to the resort, if you have a little fridge, you are all completely ready. If there isn’t really a fridge, use the ice device and your cooler to maintain items chilled.

    When browsing for a hotel, take into account "bundle" deals. For case in point, if you have to fly to your place, appear for a bundle that contains both your lodge room and your airfare. You must preserve fairly a little bit of money that way, but make positive to often double-verify the normal room charge to make sure you are getting a great offer.

    Know when you are capable to check out in and get your space. If you present up as well early for examine-in, then your room might not be prepared for you yet. If you will be arriving ahead of check-in, get in touch with the hotel in progress and see if you can verify-in early.

    To get the ideal feasible price for a resort room, book effectively in advance of your trip. Costs are markedly greater if you just get the space at the desk. In addition to saving you a great deal of income, progress booking will also make sure you are not left without having a area.

    Try out out DealAngel the up coming time you are seeking on the web for lodge rooms. This reasonably more recent web site will demonstrate you just how excellent of a offer you are really receiving. It even has a unique characteristic that will display you how lodge charges differ by date, allowing you pick the cheapest time to go.

    حجز فنادق البحرين To get a workout without leaving your hotel place, get your suspension instruction equipment along. Most systems fit into a bag that isn’t going to weigh far more than 3 or 4 lbs, and all you need to have is a doorway body to connect the system to. You can get a strong strength education training by utilizing your body excess weight to provide resistance.

    Determine out what arrives with your hotel. Find out if the hotel offers greater sounds control and sights on one particular aspect. Request them about close by public transportation, dining places, and if they are near any amusement or company places. You ought to also uncover out the type of neighborhood they’re in and what their environmental policies are.

    Stay safe and protected in a hotel. Tourists to resorts are typically robbed even when they are inside of the place. Use every single lock the resort gives, including the handle lock, chain and deadbolt. Hotels are a magnet for shady characters searching to exploit folks who are touring with a lot of cash and valuables.

    Do not limit your resort mattress bug inspection to the bed. Bed bugs can be up to fifteen feet absent. So, check any chairs and other home furniture around the space. Also seem in drawers and closet spaces just before unpacking your clothes and jeopardizing them. As constantly, flag somebody on the personnel down if you find something.

    To preserve money on your following hotel remain, attempt reserving your space for a Sunday night examine-in. Sunday evenings are the slowest for hotels as weekend vacationers are examining out at that time. You can frequently locate fantastic offers if you use this to your gain, when lodges want much more business..

    If you are searching for the minimum expensive resort place, often just asking for it does the trick. Folks do not consider this basic step at times. They just take the area that is offered by the front desk, nevertheless there could be a less expensive option still in inventory. Just request, and you could be rewarded.

    Never have your holiday ruined by bad hotel accommodations. Prepare in advance by performing the proper investigation. With the appropriate data, the easier it is to guide the ideal hotel. Your hotel stay and your whole holiday will be more pleasant. Don’t forget this suggestions when organizing your following trip.

0 comments

  1. Oleh Abdullah Fikri Bariman
    Ahli Aktif IKRAM Batu Pahat

    Bukanlah satu perkara mudah untuk kita melakukan satu perkara yang luar dari kepakaran kita. Sebagai contoh adakah seorang mekanik kereta mampu melakukan pembedahan di dewan bedah sebagai seorang doktor?. Tentu saja sukar dan jauh dari kepakaran yang dimiliki. Mungkin contoh ini agak ekstrem tetapi antara sebab utama saya sangat mengikuti setiap siri karya penulis ini adalah apabila penulis melakukan satu karya yang bagi saya jauh panggang dari api jika kita melihat kepada latar pendidikan yang ditempuhi. Beliau yang berkelulusan PhD Zoology (University of Aberdeen, Scotland) menulis karya tentang sejarah. Ya, berkenaan sejarah. Satu bidang yang berbeza bagi saya.
    Atas sebab itu saya bersungguh-sungguh untuk mencari dan membaca Jejak Risalah Nusantara 1 karya Prof. Madya Dr. Hafidzi Bin Mohd Noor. Akhirnya saya telah berjaya mendapatkannya dari penerbit Risalah Harmoni. Satu tabiat saya tentang buku apa yang sepatutnya saya baca, saya berpegang kepada satu pepatah direka sendiri ‘Mengenali Siapa Penulisnya sebelum Memilih Buku’. Saya secara peribadi pernah bertemu penulis dan mengikuti satu sesi perbincangan beliau pada tahun 2007 ketika persediaan sebelum Program jelajah Indonesia yang lebih dikenali ‘Road to Jawa 2’. Disitulah bibit-bibit kekaguman kepada beliau berputik. Bagaimana dr Hafidzi mampu untuk mengikat saya di tempat duduk tanpa berasa bosan walaupun sejenak dari pagi sampai tengahari betul-betul membuka mata saya betapa sejarah ini ada nilai yang tinggi dan tersendiri.
    Setiap peristiwa yang terjadi tidak berlaku dengan sendirinya tanpa ada sebab dan akibatnya. Dr Hafidzi mampu untuk melengkapkan dan menyambung setiap titik peristiwa kepada satu Matlamat yang jauh. Bagaimana kejatuhan Umat islam di Andalusia mempengaruhi umat islam di Nusantara. Apabila Ratu Isabel Berjaya menjatuhkan Andalusia dan rentetan terbukanya jalan laut ke wilayah baru nusantara. Dr hafidzi tidak akan meletakkan satu-satu peristiwa bersendirian. Pasti ada sebab dan akibat yg memberi kesan baik atau buruk pada satu-satu tempat. Apa yang berlaku di Johor di selatan tidak hanya memberi kesan kepada Johor semata, melainkan pasti ada kesan secara lansung atau tidak pada Kelantan di timur atau kedah di utara. Begitulah kemampuan dr hafidzi bijak mencatumkan sekeping ‘jigsaw puzzle’ mejadi satu ‘big picture’ bagaimana taakulan kita terhadap sesuatu peristiwa
    Menceritakan tentang perkara lalu bukanlah satu perkara mudah, hatta kita sendiri untuk menceritakan apa yang telah kita lakukan pada hari semalam kadang-kadang bukan semua kita dapat ingat kembali. Begitulah sifat sejarah, merungkai kembali apa yang telah lepas ratusan tahun lalu perlukan sebuah rujukan. Ternyata buku ini memberikan setiap peristiwa yang berlaku ada rujukannya. Dr hafidzi memasukkan peristiwa bukan semberono melainkan ada rujukan disisipkan. Setiap peristiwa ada nota kaki yang diberikan. Itulah antara salah satu sebab buku ini bukan buku sejarah ‘syok sendiri’.
    Menceritakan apa yang berlaku tanpa bukti satu perkara yang sukar walaupun peristiwa tersebut adalah benar. Oleh itu dr hafidzi menceritakan sesuatu perkara diselang-selikan dengan gambar kesan peristiwa sejarah tersebut. Perkara ini amat berkesan dalam kita menghayati sesebuah peristiwa dengan sedikit sebanyak mampu membawa kita seolah-olah kita berada di masa tersebut. Ini memberi kesan besar untuk memahami apa yang telah berlaku. Dr hafidzi bukan sekadar menyatakan peristiwa tersebut , bukan sekadar membaca sahaja di buku-buku tetapi pergi terus ke tempat dan peristiwa itu . melihat sendiri kesan peristiwa tersebut. Bukan sekadar menyelak-nyelak buku di rak-rak perpustkaan untuk mendapatkan fakta dan maklumat. Tetapi menghabiskan keringat dan wang ringgit untuk memastikan fakta dan peristiwa yang tepat.
    Buku ini sangat sesuai untuk pemula atau bacaan yang sangat baik untuk sesiapa saja yang ingin mendapatkan gambaran awal dan kefahaman sedikit sebanyak sejarah nusantara. Bagaimana pertembungan islam dan budaya setempat diasimilasi dengan baik walapun memakan masa yang lama. Ternyata warisan islam ke Nusantara bukan monument atau bangunan hebat-hebat seperti candi prambanan atau Borobudur. Tetapi adalah warisan ilmu dan ketamadunan. Setiap perubahan itu bukan sahaja perlukan perubahan politik tetapi yang lebih utama adalah perubahan ilmu yang kekal dan membentuk generasi hadapan

  2. JEJAK RISALAH DI NUSANTARA 2 (JIHAD MELAWAN PORTUGIS & SEPANYOL)
    Reviu oleh Abdullah Fikri Bariman
    Pengerusi IkramSISWA UTHM

    Tajuk bukunya adalah jejak risalah nusantara, tetapi jika anda memulakan pembacaan makalah ini antara bab awal yang menyapa anda adalah peristiwa kejatuhan kerajaan Andalus di Sepanyol yang telah memerintah selama 800 tahun di bumi eropah tersebut. Bukankah Negara Sepanyol itu jauh beribu batu dengan wilayah nusantara, maka kenapa sebagai pembuka bicara makalah ini dimulakan dengan peristiwa ini?.

    Itulah kehebatan Dr Hafidzi, menyambung titik peristiwa seantaro dunia dan kesannya terhadap wilayah nusantara. Penaakulan yang kemas, tidak semberono dan memberi gambaran bagaimana dunia ini bergerak dari barat ke timur utara dan selatan.

    Bagi Jilid 2 ini walaupun ianya bernombor ii(2) mengikut susunan , tetapi ianya baru sahaja siap ditulis dan diterbitkan pada 2015. Sedangkan Jiid VI(4) Gerakan Islam penggerak kemerdekaan Indonesia diterbitkan pada tahun 2009, manakala jilid V(5) telah diterbitkan oleh JIMedia pada Okotber 2009. Kenapa berlaku sebegitu rupa, Dr. Hafidzi ada menjelaskan sebab berlakunya langkauan jilid ini dan seolah-olah tidak mengikut susunan.

    Jika Siri 1 adalah terbitan JIMedia Siri 2 ini pula adalah terbitan Risalah Harmoni. Ternyata terbitan kali ini memberi nafas segar kepada karya ini. Kemasan kulit buku yang sangat cantik dan kemas mampu memikat sesiapa sahaja melihatnya. Pandangan pertama melihat kulit buku berlatar belakangkan pintu gerbang A. Famosa sebahagian dari Kubu Santiago sahaja sudah menarik. Dengan warna yang segar dan lari jauh dari konsep tradisional buku sejarah yang pada kebiasaannya warna kusam dan tiada gambar atau lukisan. Tetapi Risalah Harmoni telah memberi imej baru bagi buku yang bertema sejarah. Tahniah Risalah Harmoni kerana mampu menerbitkan buku bergenre sejarah pada kebiasaannya hanya mampu menarik pembaca dikalangan ahli akademik ataupun pemikir, tetapi kali ini saya yakin dengan strategi yang berkesan dan kemasan sebegini ianya mampu menarik pelbagai lapisan masyarakat membaca karya ini.

    Jejak Risalah ini Siri 2 ini mengekalkan ketebalan yang hampir sama dengan jilid 1 iaitu 120 muka surat. Dengan pembacaan sederhana anda mampu menghabiskan bacaan keseluruhan dalam masa 2 hari sahaja. Ini kerana setiap bab memberi makna, gaya penulisan yang seolah-olah kita sekali berada di zaman tersebut. Ianya akan membuatkan anda terus tertanya-tanya apakah yang akan berlaku seterusnya.

    Jika prakata siri 1 adalah daripada Prof Dr Mohamed Hatta Shaharom Pakar runding Psikiatri, bagi siri 2 ini daripada Ustaz Alias Othman Ahli dewan Perwakilan Nasional Pertubuhan IKRAM Malaysia. Saya secara peribadi selalu mengamati prakata setiap siri ini kerana ternyata rakan-rakan Dr Hafidzi telah memberikan penyaksian kehidupan betapa penulis siri ini bukan calang-calang. Sering disifatkan sebagai seorang yang sangat gigih dalam perjuangan dan memiliki semangat berkorban yang menabjubkan. Ulasan sebegitu rupa membangkitkan lagi semangat saya untuk membaca karya ini kerana penulisan ini bukan atas dasar amatan kosong sekadar mengambil rujukan dari buku-buku di rak perpustakaan. Tetapi atas tinta perjuangan yang telah dilaksanakan. Inilah karya yang mampu membangkitkan roh perjuangan disingkap dari zaman silam buat pedoman generasi kini
    Portugis dan Sepanyol merupakan watak penting bagi siri ini. Fokus utama bagi jilid ini adalah wilayah semenanjung tanah melayu dan kepulauan Borneo. Jika disebut Portugis mungkin yang kita kenali adalah pemain bola sepak terkenal Cristiano Ronaldo, tetapi sekitar 600 tahun lalu negara inilah yang menjarah tanah melayu dan sangat sinonim dengan nama Melaka. Pertualangan Portugis untuk sampai ke tanah melayu bukan satu perkara mudah apabila perlu menguasai lautan hindi dahulu untuk ke misi menguasai tanah melayu. Penerokaan pertama di lautan hindi telah diketuai oleh Vasco Da Gama yang secara terang-terangan mendedahkan bahawa kedatangannya adalah untuk mencari penganut krisitian dan rempah. Jalan yang dirintis Da Gama ini diteruskan oleh Alfonso de Albuquerque yang berjaya menjatuhkan Goa dan seterusnya misi ini diteruskan sehingga ke Tanah Melayu.
    Sedikit paparan tulisan Dr Hafidzi kenapa Melaka ketika itu menjadi rebutan Portugis
    “ Kedudukan Melaka yang strategik, di tengah-tengah laluan ke benua kecil India dan tanah besar di Tiongkok, menjadikan ia tempat pertemuan dagang antarabangsa, sehingga dalam kalangan saudagar Arab, Melaka lebih dikenali sebagai ‘Mulakat’ iaitu ‘tempat pertemuan’ “

    Ternyata kejatuhan kota Melaka pada tahun 1511 ini umpama pukulan ‘knockout’ Muhammad Ali kepada George Foremen di Kejohanan Tinju bertempat di Zaire. Umat islam yang menguasai laluan perdagangan tidak lagi memegang pusat-pusat perlabuhan penting. Jalan perdagangan yang putus di lautan Hindi kini menerpa pula di wilayah nusantara apabila jatuhnya kota Melaka. Dengan jatuhnya kekuasaan politik menatijahkan lemahnya kekuatan ekonomi. Laluan perdagangan rempah bernilai jutaan itu kini dikuasai oleh Aparat Portugis. Satu kerugian besar buat seluruh umat islam atas kehilangan wilayah Melaka ini.

    Untuk kesinambungan kejatuhan Melaka Dr hafidzi telah memasukkan peranan Brunei yang sebegitu kuat menjadi benteng kepada penguasaan yang lebih kuat Portugis ke atas wilayah nusantara. Brunei diasak dari utara oleh Sepanyol yang menganggap kesultanan Brunei sebagai musuh dan ancaman, manakala Portugis melihat Brunei sebagai salah satu pelabuhan di sepanjang laluan perdagangan yang menguntungkan. Brunei akan menjadi pelabuhan penyambung kepada wilayah portugis di Macau. Sungguhpun begitu kuat ancaman dari Sepanyol dan Portugis Brunei tetap merdeka dari penguasaan kuasa asing.

    Untuk bab terakhir bagi siri ini Dr. Hafidzi menamatkan dengan sedikit ‘teaser’ berkenaan makalah siri 3 iaitu Melaka menyerah kalah pada Portugis 1511?. Kemudian bab seterusnya yang paling menarik buat pedoman pasangan muda melayar bahtera. Walapun penulis belum berumah tangga tetapi bab terakhir daripada siri ini benar-benar satu contoh pasangan yang saling menghargai dan memahami tujuan ‘masjid’ itu bina. Benarlah kata pujangga Perjuangan itu bermula dengan bahagianya rumahtangga.

  3. Oleh Abdullah Fikri Bariman

    Jika revolusi perancis pada 1789–1799 digerakkan oleh roh perjuangan kerana kesengsaraan hidup golongan bawahan yang diperintah oleh kerajaan monarki Perancis lalu menjadikan negara moden Perancis tika ini. Manakala Negara Indonesia merdeka atas keringat dan perjuangan roh islam . Tidak akan merdeka negara Indonesia yang menjaga kedaulatan Negara selepas jatuhnya Jepun didalam peperangan Dunia ke-2 selama 5 tahun daripada dirobek kembali oleh belanda jika bukan kerana dek usaha berterusan gerakan islam yang berkorban masa dan tenaga untuk Negara tercinta. Itulah yang menjadi Intipati utama dalam karya Dr hafidzi bagi siri Jejak Risalah Di Nusantara 6(VI) Gerakan Islam Penggerak Kemerdekaan Indonesia. Bagaimana golongan ulamak terdahulu memulakan islah di kalangan rakyat seterusnya menjadi tonggak utama di tengah-tengah gerakan perjuangan kemerdekaan Indonesia
    Ternyata Makkah dan dunia islam tidak dapat dipisahkan, bukan sahaja sebagai tempat suci umat islam yang terletaknya kaabah tetapi sebagai sumber kekuatan roh bagi umat ini. Para hujjaj yang kesana bukan sekadar menunaikan ibadat haji, tetapi seolah-olah menghadiri satu konvensyen tahunan mengumpulkan hampir keseluruhan pejuang umat ini seantaro dunia. Seringkali setiap kali pulangnya mereka yang pulang dari menunaikan haji akan membawa satu perubahan baru kepada penduduk setempat. Ianya seolah-olah memberikan satu kehidupan baru kepada hujaj tersebut dengan simbolik mempunyai nama baru. Sebagai contoh Muhammad darwis telah dianugerahkan nama baru iaitu Haji Muhammad Dahlan pendiri gerakan Muhammadiyah.
    Perjuangan di wilayah nusantara ini berterusan kerana para ulama di nusantara tidak putus-putus mengunjungi tanah haram yang diberkati bagi menuntut hikmah dan ilmu dari pada ulama terbilang yang tidak lain tidak seperti haji Ahmad khatib yang menjadi guru kepada hampir keseluruhan ulamak pembaharu di wilayah nusantara Syeikh Abdul Karim Amrullah (ayah Hamka), Hj Agus Salim (The Grand Old Man), Syeikh Tahir Jalaluddin dan Sayyid Syeikh Al-Hadi. Peranan ulama mekah yang menerajui perjuangan bermula dengan pendidikan dan pencerahan keilmuan yang merintis kemerdekaan ini menjadi asas kepada Negara Indonesia dan Malaysia. Tanpa gerakan ulama ini maka tiadalah Negara Malaysia kita yang tercinta.

    Perjuangan di Indonesia ini bermula dengan mengukuhkan kembali ekonomi umat islam yang ternyata sedang tenat dan kebanyakan rakyat di kalangan petani terpaksa menjadi pengemis di tanah air sendiri. Tanah pertanian yang disewa daripada belanda dan cukai yang membebankan menyukarkan para petani untuk meneruskan kelansungan hidup. Oleh itu gerakan Syarikat Perdagangan Islam atau lebih dikenali sebagai Syarikat Islam (SI) telah menjadi pencetus kepada gerakan Kemerdekaan Indonesia. Pelopor utama SI tidak lain tidak bukan adalah ‘The Uncrowned King Of Java’ Haji Omar Said Cokroaminoto yang berjaya menyatukan hampir keseluruhan etnik di Indonesia menjadi satu suara. Jika anda pernah melihat lambing parti PDI-P di Indonesia atau Parti Rakyat Malaysia (PRM) banteng telah digunakan. Ataupun seladang di Malaysia. Lambang itulah yang digunakan oleh SI yang memberikan gambaran kekuatan. Sebelum Sukarno menggunakan lambang tersebut pada Parti Nasional Indonesia (PNI), Sukarno telah menghadap Haji said Cokroaminoto untuk mendapatkan keizinan bagi menggunakan lambang tersebut.

    Membaca sumbangan kiyai ahmad dahlan dan HAMKA merasakan diri ini seperti tiada apa2 nilai dunia. Menggelegak darah ini tidak keruan ketika membacanya. Menjadi satu tabiat saya membaca dalam keadaan berbaring, tetapi ketika membaca sumbangan dan usaha yang telah mereka laukuan menyebabkan diri ini bangun dan membacanya dalam keadaan berdiri. Terasa amat besar jurang sumbangan mereka pada umur yang sama seperti saya.
    Saya memetik kata-kata dr hafidzi
    “ keunikan HAMKA sebagai sejarawan berbanding ahli-ahli sejarawan di menara gading ialah beliau turut menjadi PELAKU SEJARAH”

    Benarlah kata pujangga, sejarah itu ditulis oleh mereka yang menang.